Jika cinta perwakilan rasa terbesar, untukmu aku perlu kosakata baru..
Jika rindu perasaan paling menyiksa, aku sesak hingga hampir mati..
Jika lintasan antara aku dan kau tinggalah doa, memutusnya hal yang paling tidak aku setujui..
Meskipun kita tidak pada satu jalan, Mencintamu dan merindumu adalah hal yang paling aku percayai..
Kamu, sosok yang terbiasa di benak sebelumku memejam, dan nama yang tersebut saat tangan menengadah.
Kamu, teman dalam ruang mimpi, dan sahabat dalam gelutan rindu.
Kamu, mungkin takkan percaya, Hatiku terlalu penuh kamu.
tak peduli seberapa marahnya seorang perempuan
di akhir hari, ketika ia bertelut dalam doa
ia mengingat lelakinya…
Dan sedemikianpun aku melompat, dan berlari. Aku selalu mencari sosok yang serupamu. Mungkin dengan mempuisikan rindu aku bisa tetap mencintaimu. Semuanya kulipat rapi di laci-laci ingatan ku. Berharap suatu saat nanti kau menemukannya, dan membaca semua rangkaian sajak yang penuh nyawa. Mungkin saat itu kau baru sadar pernah ada sosok perempuan yang begitu mencintai lelaki.
Dan sedemikianpun aku melompat, dan berlari. Aku selalu mencari sosok yang serupamu. Mungkin dengan mempuisikan rindu aku bisa tetap mencintaimu. Semuanya kulipat rapi di laci-laci ingatan ku. Berharap suatu saat nanti kau menemukannya, dan membaca semua rangkaian sajak yang penuh nyawa. Mungkin saat itu kau baru sadar pernah ada sosok perempuan yang begitu mencintai lelaki.
Kau pergi sambil tersenyum. Sedih karena tak sempat menunjukkan kekaguman. aku hanya mampu berputar-putar sambil berkelit.